product

HSM Shredder Pure 120 (4x25 mm)

SKU03516483

Rp 5.720.000   - 3,8%

Rp 5.500.000

Harga sudah termasuk PPN

1 Year (Local Official Distributor Warranty)

Siap dikirim 2-5 hari

Total: Rp 5.500.000

Bhinneka, PKP, Jakarta Utara

KEUNGGULAN PRODUK

HSM Shredder PURE 120 4x25 mm adalah model mesin penghancur kertas HSM yang cocok digunakan untuk keperluan personal, rumah, home office hingga kantor. Mesin ini dapat menghancurkan kertas dengan tipe penghancuran cross cut berukuran 4x25 mm. HSM PURE 120 juga telah dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan mesin beroperasi dengan suara minim dan meminimalisir terjadinya paper jam / kertas tersangkut.

Dengan model penghancuran cross cut, mesin ini dapat menghancurkan dengan level keamanan setara dengan DIN Security Level 3. Mesin ini memiliki kapasitas container sampah sebesar 20 liter dengan kecepatan menghancurkan kertas hingga 44mm / detik. Untuk menghancurkan kertas dengan ketebalan 80gr anda dapat memasukkan hingga 5-6 lembar kertas. Sedangkan untuk kertas 70gr, anda dapat memasukkan hingga 6-7 kertas sekaligus.

Bunyi Mesin yang Halus & Tidak Berisik

Untuk anda yang berniat menggunakan paper shredder ini di kantor anda, terutama bila kantor anda ramai oleh karyawan, tidak perlu khawatir. Mesin penghancur kertas ini memiliki bunyi yang halus dan tidak berisik, baik dalam kondisi standby (55dB) maupun saat dipakai. Bunyi yang halus ini tentu tidak akan mengganggu karyawan anda yang sedang bekerja.

Perbedaan dan Memilih Jenis Paper Shredder

Ketika memilih paper shredder atau penghancur kertas, anda akan dihadapkan pada pilihan jenis cut atau potongan yang dihasilkan. Paper Shredder pada umumnya terdiri dari 3 macam cut yaitu: Strip-cut / Straight Cut, Cross-cut / Confetti Cut, dan Micro Cut. Masing – masing jenis cut akan menghasilkan output atau kertas yang sudah hancur dalam bentuk dan ukuran yang berbeda.

Tentunya paper shredder dengan teknik microcut akan menghancurkan kertas dalam bentuk yang lebih kecil sehingga data dan informasi penting dalam dokumen tidak dapat dibaca atau ditelusuri dibandingkan dengan model cross-cut atau strip-cut. Akan tetapi paper shredder model micro-cut menghancurkan kertas sedikit lebih lama prosesnya dibandingkan dengan cross-cut atau strip-cut (paling cepat).

Selain micro-cut, terdapat model paper shredder yang dapat menghancurkan kertas dengan lebih tak bersisa lagi (Super Micro-cut & High Security), dimana digunakan untuk dokumen rahasia, intelijen, dll. Sedangkan HSM Shredder Pure 120 yang memiliki tipe cross cut 4x25 mm cocok digunakan untuk keperluan rumah atau kantor dalam menghancurkan kertas surat, hasil print dokumen, atau catatan yang confidential.

DESKRIPSI

  • 225 mm width
  • Cross Cut 4x25 mm
  • 5-6 sheets
  • 20 litres
  • Unit Utama
  • SPESIFIKASI

    Cutting Style Crosscut
    Garansi 12 Bulan Service distributor resmi
    Profil Kampus UNIKOM

    Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) secara resmi berdiri pada hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2000 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 126/D/0/2000.

    Awalnya dimulai pada bulan Juli tahun 1994 ketika didirikan Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia Jerman, disingkat LPKIG, bertempat di jalan Dipati Ukur 102 Bandung . Dengan 1 ruang kelas berkapasitas 50 orang dan 1 laboratorium komputer dengan 25 unit komputer, Lembaga ini membuka program pendidikan 1 tahun dengan 5 program studi yaitu Ahli Komputer Aplikasi Bisnis, Ahli Komputer Keuangan & Perbankan, Ahli Komputer Akuntansi & Perpajakan, Ahli Komputer Manajemen & Pemasaran dan Sekretaris Eksekutif. Jumlah peserta pendidikan pada tahun pertama ini sebanyak 233 siswa.

    Pada tahun kedua, 1995, dibuka jenjang pendidikan 3 tahun untuk memenuhi animo siswa tahun pertama yang ingin memperdalam ilmunya, disamping pemikiran jangka panjang pengembangan institusi. Pada tahun ini juga dibuka program studi baru, meliputi : Ahli Komputer Teknik Informatika, Ahli Komputer Manajemen Informatika dan Sekretaris Eksekutif. Ruang kelas ditambah menjadi 2 buah dan laboratorium komputer menjadi 2 buah dengan jumlah siswa sebanyak 457 orang.

    Pada tahun ketiga, 1996, dilakukan penambahan gedung kuliah baru bertempat di jalan Dipati Ukur 116 (gedung FISIP sekarang), sekaligus pemindahan pusat administrasi dan perkantoran. Digedung baru ini dilakukan penambahan 1(satu) Lab. Komputer, 5(lima) Ruang Kuliah, Ruang Dosen dan Ruang Kemahasiswaan. Jumlah siswa dari tahun 1996 hingga tahun 1998 bertambah dari 632 orang menjadi 1184 orang.

    Pada tahun kelima, 1998, dimulai pembangunan Kampus baru (Gedung Rektorat /Kampus-1 sekarang) berlantai 6(enam) di jalan Dipati Ukur 114. Pembangunan Kampus baru ini dapat diselesaikan pada bulan Agustus 1999, sehingga pada awal perkuliahan bulan September 1999 telah dapat digunakan.

    Mencermati dinamika peserta didik dan pengembangan Institusi kedepan, pada tanggal 24 Desember 1998 dibentuklah Yayasan Science dan Teknologi dan dilanjutkan dengan pengajuan pendirian STIMIK IGI dan STIE IGI ke DIKTI.

    Pada bulan Juli 1999 STIE IGI diresmikan dengan keluarnya SK Mendiknas no. 119/D/O/1999 dengan 5 program studi : Akuntansi S1, Manajemen S1, Manajemen Pemasaran D3, Keuangan Perbankan D3 serta Akuntansi D3.

    Pada bulan Agustus 1999 STIMIK IGI diresmikan dengan keluarnya SK Mendiknas no. 143/D/O/1999 dengan 5 program studi : Teknik Informatika S1, Manajemen Informatika D3, Teknik Komputer D3, Komputerisasi Akuntansi D3 serta Teknik Informatika D3.

    Agar Sistem Pendidikan lebih Efisien, Efektif, Produktif dengan Struktur Organisasi yang lebih baik, enam bulan kemudian dilakukan usulan ke DIKTI untuk melakukan Merger kedua Sekolah Tinggi diatas menjadi Universitas.

    Pada hari Selasa, tgl. 8 Agustus 2000 keluarlah SK MENDIKNAS no. 126/D/O/2000 atas Universitas Komputer Indonesia yang disingkat dengan nama UNIKOM.Pada SK tersebut sekaligus diijinkan dibukanya 11 program studi baru : Teknik Komputer S1, Manajemen Informatika S1, Teknik Industri S1, Teknik Arsitektur S1, Perencanaan Wilayah dan Kota S1, Ilmu Hukum S1, Ilmu Komunikasi S1, Ilmu Pemerintahan S1, Desain Interior D3, Desain Komunikasi Visual S1 dan Desain Komunikasi Visual D3.

    Sejak berdirinya pada tahun 2000, setiap tahunnya UNIKOM menerima ± 2.000 mahasiswa baru. Terakhir pada tahun 2014 yang lalu diterima sebanyak 3.108 mahasiswa baru. Hingga tahun akademik 2015/2016 terdapat 6 Fakultas dan 23 Program Studi di UNIKOM dengan jumlah mahasiswa sebanyak 15.000 orang yang berasal dari berbagai pelosok tanah air dan dari luar negeri yang sedang menempuh pendidikan di UNIKOM.